oleh

Vaksinasi Tahap 2 Ditargetkan Sasar Seluruh Personel Polri se-Papua Barat

BINTUNI, Linkpapuabarat.com- Polri menargetkan vaksinasi tahap 2 yang dimulai hari ini, mampu menyasar seluruh personel polisi se-Papua Barat. Polres jajaran diharapkan memaksimalkan tahapan ini untuk mencapai target.

Dalam video conference siang tadi seluruh Polres se-Papua Barat menyatakan kesiapan menyukseskan vaksinasi ini. Vaksinasi tahap dua diharapkan rampung April mendatang.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hans R Irawan mengatakan, vaksinasi kali ini sasarannya adalah anggota Polri seluruh Papua Barat. Menurutnya, vaksinasi ini sangat penting untuk menciptakan kekebalan kelompok di masyarakat.

“Kami Polres Teluk Bintuni, 50 anggota kami telah divaksinasi pada tahap pertama dan akan dilakukan vaksinasi tahap kedua pada tanggal 17 Maret 2021,” jelas Kapolres.

Dalam video conference tadi, turut hadir Wabup Teluk Bintuni Matret Kokop, AKP Junaidi Antonius Weken (Kasad Reskrim Polres Teluk Bintuni), Melianus Naa (Kepala BNPB), Ipda Choirul Arif ( Perwakilan Dit Pol Air), dr Wiendo Yahya Saputra (Jubir Satgas Covid-19) dan para perwira staf Polres Teluk Bintuni.

Vaksinasi tahap II secara resmi dicanangkan massal di semua kabupaten/kota se-Papua Barat, Rabu (3/3/2021). Pencanangan berlangsung di aula Mapolda Papua Barat. Divaksinasi tahap dua ini menyasar kelompok TNI-Polri, ASN maupun pelayan publik lainnya.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing menyampaikan, seluruh pihak harus ketat menerapkan protokol kesehatan, meskipun vaksinasi sudah dilakukan.

“Vaksin covid ini sudah dinyatakan halal sampai Februari sudah dilaksanakan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan. Untuk tahap kedua akan dilaksanakan vaksinasi sampai April yang diperuntukan bagi tenaga pelayan publik seperti TNI-Polri, sat Pol PP, kepala desa, anggota DPR, ASN dan pelayan publik lainnya termasuk lansia,” terang Tornagogo.

Menurutnya, vaksin akan diberikan melalui puskesmas. Ini sebagai upaya agar terhindar dari Covid maupun berpeluang sakit berat. Namun masyarakat tetap diimbau menerapkan 5M sebagai protokol kesehatan. (LPB5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini