oleh

Stok Terbatas, Vaksinasi ASN Hari ini Hanya Dijatah 3 Orang per-OPD

BINTUNI,Linkpapuabarat.com – Satgas Penanganan Covid-19 Teluk Bintuni melanjutkan vaksinasi tahap dua untuk kalangan ASN, Selasa hari ini (23/3/2021). Karena keterbatasan stok, vaksinasi hanya akan diberikan kepada 3 orang per Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Tim Satgas Covid-19 Teluk Bintuni, dr Wiendo, mengatakan, hari ini vaksinasi ditargetkan untuk para ASN di lingkup Pemda Teluk Bintuni. Kuota akan berikan kepada 100 orang.

“Ini merupakan tahap kedua yang kami laksanakan di tempat yang sama. Tahap pertama sudah kami lakukan dan pastinya kami harapkan partisipasi dari para kalangan ASN meluangkan waktu untuk vaksinasi,” katanya.

Dijelaskan Wiendo, vaksinasi akan berlanjut Rabu besok. Sasarannya tokoh masyarakat, tokoh pelayan publik atau instansi vertikal sebanyak 140 orang. Sementara pada 25 sampai dengan 27 Maret 2021 barulah akan kita laksanakan pemberian vaksin di Puskesmas Bintuni.

Untuk kelanjutan kegiatan Pemberian Vaksin bagi para ASN yang belum sempat mendapatkan sebelumnya, akan menunggu stok jatah vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. Stok berikutnya ini kata Wiendo, akan diupayakan sesuai pemenuhan target sasaran.

“Seperti contoh hari ini dari 26 OPD di ruang lingkup Pemda Teluk Bintuni, masing-masing mendapatkan jatah 3 vaksin. Artinya 3 orang ASN untuk masing-masing OPD,” katanya.

Wiendo berharap para ASN yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama ini, terus berprilaku dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Karena kepatuhan pada prokes adalah kunci utama memutus penyebaran pandemi.

Khusus untuk masyarakat umum lainnya Wiendo meminta agar tidak menolak divaksin. Sebab vaksinasi adalah cara efektif melindungi diri dan orang lain.

“Dengan divaksin, selain diri kita sendiri terlindungi dari virus ini, secara otomatis juga melindungi keluarga dan orang lain,” imbuh Wiendo. (LPB5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini