oleh

Seleksi CPNS 2021: Guru PPPK Dapat Jatah Terbanyak, 1 Juta Orang

JAKARTA, Linkpapuabarat.com- Pemerintah telah menetapkan jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Mei nanti. Hasil verifikasi, tenaga guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memborong jatah terbanyak dengan 1 juta formasi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan, total CPNS yang direkrut mencapai 1,2 juta orang. Ini meliputi guru PPPK, PPPK nonguru dan PNS umum.

“Proses rekrutmen akan dibuka Mei sampai Juni. Soal kepastian formasi per bagian masih dalam verifikasi.
Ada 48 instansi yang terdiri dari 48 pemerintah kabupaten/kota sudah mengusulkan kebutuhan. Tapi inikan masih tahap verifikasi dokumen,” terang Tjahjo, Jumat (9/4/2021).

Dalam format 1,2 CPNS ini sudah termasuk 27 instansi dari kementerian lembaga. Kata Tjahjo, hanya ada empat daerah yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN tahun ini.

Tjahjo merinci, sebanyak 83.669 CPNS merupakan jatah pemerintah pusat. Lalu, sebanyak 1.191.718 lainnya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah.

Dari angka ini guru PPPK mendominasi dengan jumlah jatah 1.022.616 orang. Lalu disusul PPPK non guru sebanyak 70.008, dan CPNS 119.094

Namun, rencana penetapannya hanya 741.551 formasi terdiri dari 69.684 untuk ditempatkan di pemerintah pusat dengan rincian 61.129 untuk 56 kementerian lembaga, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan.

Sedangkan, rencana penetapan untuk pemerintah daerah adalah sebanyak 671.867 dengan rincian 144.096 dibagi ke 24 pemerintah provinsi dan 527.771 untuk 492 pemerintah kabupaten/kota.

Di pemerintah pusat sendiri, jabatan yang dibutuhkan paling banyak adalah dosen, penjaga tahanan, penyuluh KB, Analis Perkara Peradilan, Pemeriksa, Perawat, Analis Hukum Pertanahan, Jaksa, Dokter, Statistisi, Pranata Komputer, Pranata Barang Bukti, Pengawas Farmasi dan Makanan, Penyuluh Perikanan, dan Perencanaan.

Lalu untuk yang di pemerintah provinsi dan daerah, selain jabatan guru, jabatan yang paling dibutuhkan adalah perawat, bidan, dokter, apoteker dan asisten apoteker, perekam medis dan pranata laboratorium.

Jabatan teknis juga banyak dicari seperti penyuluh pertanian, auditor, pengelola pengadaan barang dan jasa, pranata komputer, polisi kehutanan, hingga pengawas benih tanaman. (LPB2/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini