oleh

Respon Usul Dominggus, Panglima akan Beri Jatah Khusus 200 OAP di TNI AL

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merespon usulan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang meminta penambahan jatah TNI/Polri. Panglima menjanjikan sejumlah kompensasi khusus bagi orang Papua.

“Kita sudah mempersiapkan sekitar 200 kuota khusus bagi OAP (orng asli Papua) untuk TNI-AL. Nantinya akan disiapkan bertugas di kapal-kapal perang,” terang Panglima saat bertemu Gubernur dan jajaran Forkopimda Papua Barat, di Manokwari, Sabtu (3/4/2021).

Panglima mengatakan, perekrutan yang dilakukan sesuai dengan renstra sehingga peluang menambah kuota itu ada. Berapapun jumlahnya sesuai peruntukannya.

“Dengan adanya otonomi khusus (otsus) itu bisa menjadi tanggung jawab pemda dalam pembiayaan pendidikan calon prajurit hingga pensiun,” ucapnya.

Sebelumnya Dominggus mengusul agar jatah TNI dan Polri bagi OAP ditambah. Menurut Dominggus, penambahan ini penting untuk memberi ruang lebih luas kepada anak-anak Papua dalam mengabdi kepada bangsa.

“Dalam percepatan kesejahteraan di Papua Barat, saya mengusulkan penambahan kuota bagi penerimaan TNI-Polri. Saat ini proses penerimaan telah berlangsung. Saya berharap ke depan juga bisa dibuka bintara bagi Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Itu perlu dilakukan untuk peningkatan sumber daya manusia dan mengurangi angka pengangguran,” ungkap Dominggus.

Gubernur juga mengungkapkan, kondisi keamanan dan ketertiban di Papua Barat sangat kondusif terutama dalam perayaan Paskah.

“Kehidupan antarumat beragama di Papua Barat sangat baik. Dari indeks kerukunan umat beragama di Papua Barat yang terbaik di Indonesia. Ini berkat kearifan lokal yang menjadi filosofi masyarakat yang terus dilestarikan sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” jelas dia.

Kapolri yang diwakili Kepala Bidang Intelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw menyebutkan, pihaknya memberi atensi terhadap penerimaan bintara Polri bagi OAP.

“Negara memberikan ruang untuk rekrutmen kepolisian. Di Papua tahun lalu sudah direkrut 2000 OAP. Dan 1.500 di Papua Barat,” katanya.

Soal penambahan jatah OAP kata Paulus akan disesuaikan dengan jatah rekrutmen. Sesuai dengan jumlah polisi yang pensiun atau meninggal.

Karena dalam perekrutan tentu sangat berkaitan dengan penggajian sehingga ini perlu koordinasi lebih lanjut. Paulus berjanji akan meneruskan usulan itu ke Kapolri.

“Usulan penambahan OAP dalam penerimaan anggota Polri akan kita teruskan ke Kapolri,” imbuhnya. (LPB3/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini