oleh

Polres Bintuni dapat kuota 120 Bintara Noken

BINTUNI, Linkpapuabarat.com- Polres Teluk Bintuni tahun ini dapat kuota penerimaan bintara noken sebanyak 120 orang. Program bintara noken sendiri diperuntukan khusus untuk putra asli Papua.

“Polda Papua Barat tahun ini dapat kuota 1.500 Bintara noken 200 diantarnya polwan, masing-masing kabupaten termasuk Teluk Bintuni dapat kuota 100 orang, termasuk 10 didalamnya polwan,” jelas Wakapolres Teluk Bintuni, Kompol Eko Yusmiarto, SIK, Inguriji, Rabu (6/1/21).

Wakapolres mengatakan tujuan perekrutan Bintara Noken salah satunya untuk meningkatkan SDM Polri, khususnya orang asli Papua menjadi anggota Polri untuk berkarya di daerah masing-masing.

“SPN Polda Papua Barat, yang baru dibuka juga memberi peluang memperbanyak rekrutmen anggota polri, selain karena kita masih kekurangan anggota polri, juga untuk memudahkan anggota kita yang selama ini melakukan pendidikan di SPN Jayapura,” tutur Waka

Dengan target 100 orang perkabupaten yang akan ditriman nanti, dengan harapan beberapa tahun kedepan, kuota anggota Polri berbanding dengan jumlah penduduk, sudah bisa imbang.

” Mungkin pendaftaran akan dibuka pertengahan tahun, kita akan melakukan rekrutmen dan filterisasi dulu, pada bulan Juni/Juli. Kita masih menunggu petunjuk dari Mabes Polri terkait syarat perekrutan nantinya.
Yang jelas kriteria untuk Noken, orang asli Papua di utamakan dari suku besar papua, sehat jasmani, rohani dan tidak terlibat kejahatan, pidana,” jelas Waka.

Dirinya menambahkan, dalam perekrutan Bintara Noken nantinya, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemda untuk membuat training centre guna mengumpulkan nama dan jumlah peserta yang memenuhi syarat kepada bupati dan wakil bupati. Selain itu Polres juga akan minta dukungan pemda lewat dana Otsus untuk membantu calon Bintara saat berada di pusat latihan nantinya.

“Training centre kita buat sebagai pembinaan fisik, psikologi, akademi sebelum mereka perang di Polda,” pungkas Waka. (LPB5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

Terkini