oleh

Pendeta Steven Alwi Nahkodai FKUB Bintuni Periode 2020-2024, Ini Pesan Ketua Lama

Bintuni,Linkpapuabarat.com-Pemilihan Pengurus Forum Komunikasi Hubungan Antar Umat Beragama (FKUB) Periode 2020-2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni, akhirnya membuahkan hasil.

Pemilihan yang berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Masuy Distrik Bintuni, senin (16/11/2020) ini memunculkan nama Pendeta Steven Alwi, S.Th sebagai Ketua Ketua FKUB Teluk Bintuni periode 2029-2024. Pendeta Steven Alwi, S.Th terpilih secara aklamasi melalui persetujuan hasil musyawarah mufakat.

Selain memilih Ketua FKUB Teluk Bintuni, sesuai kesepakatan bersama, forum langsung memilih Wakil ketua 1 yakni Nurkholis, S.Ag dan Wakil Ketua 2 yakni Pastor Alexander Bano, Sekertaris, Muh. Amir Yanto Kaitam, Wakil Sekertaris, Iwayan Sidia dan Bendahara, Pendeta Luis Yunus Ansek.

Ditambah komposisi yang membidangi 3 Bidang, yaitu Koordinator Bidang Pemeliharaan Umat Beragama, Pendeta Nehermia Rumayomi, anggota Hamdani, Pater Yohanes Belo Belo, S.Pd, untuk Koodinator Bidang Pemberdayaan, Muksin Inaiy, anggota Pendeta Misradi, Argentinus Mesa, Suparman, dan Koordinator Bidang Pendirian Rumah Ibadah yakni Sarwono, anggota Ida Bagus Agung, Pendeta Petrus Wira Jaya.

Ketua Demisioner Forum Komunikasi Antar Umat Bergama (FKUB) Kabupaten Teluk Bintuni, Bahmudin Fimbay usai Pemilihan menyampaikan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Kesbangpol Kabupaten Teluk Bintuni, yang telah berupaya melaksanakan pemilihan kepengurusan FKUB yang baru.

“Jadi bagi saya itu hal yang biasa, siapapun yang terpilih dialah pemimpin kami di FKUB Bintuni kedepannya, maka kita harus sportif dan junjung hasil keputusan bersama,” ujar Ketua FKUB periode 2014-2018 tersebut.

Bahmudin mengaku bersyukur selama periode kepemimpinannya tidak ada kendala berarti yang dialaminya bersama kepengurusan yang dia pimpin kala itu. Menurutnya, masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni turun temurun telah menanamkan rasa toleransi yang tinggi antar sesama. Di Kabupaten Teluk Bintuni terkenal sebuah istilah 3 pilar, yakni Adat, Agama dan Pemerintah.

“Hubungan dari ketiga pilar ini tidak dapat dipisahkan untuk membangun peradaban di Bintuni, saya juga berharap untuk pengurus FKUB yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan baik, sehingga dapat mewujudkan peradaban umat yang Madani (beradab),” tutupnya. (LPB5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini