oleh

Pemerintah target 2022 seluruh kampung di Papua Barat akses internet

Manokwari,Linkpapuabarat.com-Pemerintah Kementerian Kominfo menargetkan seluruh distrik dan kampung di Papua Barat mengakses jaringan internet pada tahun 2022.

“Target pemerintah seperti itu tapi kami masih ragu dengan kondisi kita di Papua Barat. Program ini butuh komitmen juga dari para bupati dan wali kota,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua Barat, Frans P Instia, Sabtu (28/11).

Ia menjelaskan bahwa program ini sebagai tindak lanjut dari program Palapa Ring yang dilaksanakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

Instia menyebut, pemasangan jaringan kabel Palapa Ring yang dilaksanakan BAKTI sudah sampai di seluruh ibu kota kabupaten di Papua Barat. Jaringan tersebut tinggal ditarik ke distrik dan kampung-kampung.

“Jadi proyek strategis nasional Palapa Ring ini sudah selesai. Jaringan kabel optik sudah terpasang di ibu kota seluruh kabupaten/kota, tinggal ditarik ke distrik dan kampung-kampung,”

Menurutnya penarikan bisa dilakukan dengan memasang kabel bisa juga dengan membangun tower Base Transceiver Stasiun (BTS). Hal Ini membutuhkan peran dan komitmen para kepala daerah.

Dia berharap para bupati menyambut program Palapa Ring yang sudah diselesaikan pemerintah. Tindakan nyata kepala daerah sangat dibutuhkan agar masyarakat di seluruh wilayah menikmati akses internet.

Instia menjelaskan bahwa kehadiran jaringan Palapa Ring di seluruh daerah diharapkan mampu menarik investor telekomonikasi seperti Telkomsel, Indosat serta operator telekomunikasi lainya. Dengan demikian tujuan dari proyek Palapa Ring tercapai.

“Sekarang operator sudah siap, seperti Telkomsel mereka siap masuk ke Pegunungan Arfak. Kita menunggu kesungguhan kepala daerah,” ujarnya lagi.

Menurutnya masyarakat di seluruh wilayah punya hak untuk mengakses jaringan internet termasuk di Pegunungan Arfak serta daerah lain.

“Kemen Kominfo melalui BAKTI sudah sambung kabel optik hingga ke ibu kota setiap kabupaten, operator juga siap masuk. Sekarang tinggal bagaimana kepala daerah menyambutnya,” demikian Frans Instia. (LPB1/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini