oleh

Melihat Antusiasme Lansia di Manokwari Jalani Vaksinasi: Rela Antre Demi Bebas Corona

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Ratusan warga lanjut usia (lansia) mengantre untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, di Gedung Wanita, Manokwari, Senin (22/3/2021). Mereka tampak antusias menjalani tahapan screening sebelum disuntik.

Pantauan media ini, peserta vaksinasi Covid-19 massal kategori lansia ini membeludak sejak pagi. Sebelum pukul 09.00 mereka sudah memenuhi seluruh tempat yang disiapkan.

Jumlah mereka mencapai ratusan orang. Mereka mengantre dengan rapi. Nampak para lansia ini sangat tertib sambil memakai masker. Sesekali terdengar senda gurau di antara mereka untuk menutupi ketegangan sebelum divaksin.

Para lansia juga menjalani proses screening. Mereka yang lolos dan dinyatakan memenuhi kriteria baru diberi vaksin.

Sukoyo (77), warga asal Wosi mengaku enjoy saja sebelum dan setelah divaksin. Dirinya mengaku sangat senang ada program vaksin bagi warga lansia di mana sebelumnya vaksin hanya dibatasi sampai umur 50 tahun.

Sukoyo mengatakan, mau divaksin agar terbebas dari Covid-19. Setelah disuntik vaksin, ia mengaku tak mengalami keluhan apapun. Hanya merasakan sedikit panas di lengan kiri.

“Kalau disuntik tidak ada rasa apa-apa, tidak ada rasa sakit. Cuma sedikit panas saja, ini juga disuruh menunggu dulu selama 30 menit. Alhamdulilah saya tidak ada keluhan,” kata Sukoyo sambil tertawa riang.

Senada dengan Sukoyo, Naomi (72) ikut merasa senang usai divaksin. Ia mengaku tidak merasakan efek apapun usai divaksin.

“Sedikit ada rasa sakit waktu disuntik. Sudah disuntik tidak ada efek apa apa,” katanya.

Ditanya soal perasaannya usai vaksinasi, Naomi mengaku senang. Ia berharap bisa kebal dari Corona setelah ini.

“Biar bisa bebas Corona. Kami berterima kasih pemerintah beri perhatian pada lansia,” ucapnya.

Ditargetkan vaksinasi yang dilakukan selama tiga hari ini menyentuh 1.000 orang per hari. Vaksinasi kali ini akan menyasar kelompok lanjut usia, pegawai pemerintah hingga wartawan. Wartawan menjadi salah satu kelompok prioritas karena memiliki risiko interaksi dengan banyak orang.

Nampak animo masyarakat sangat tinggi ikut vaksinasi. Mulai dari lansia, ASN, masyarakat umum, sampai TNI/Polri. Selain ASN dan lansia, juga ada beberapa kelompok sasaran. Yakni dosen, guru dan tenaga pendidik lainnya. Termasuk pedagang, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Selain itu kelompok sasaran juga termasuk aparat keamanan, atlet, pegawai perbankan dan pegawai hotel. Derek mengatakan, kelompok prioritas ini telah disampaikan secara tertulis agar bersedia mengikuti vaksinasi.

Panitia sendiri optimistis target 1000 orang pada hari pertama bisa tercapai. Sesuai ketentuan, penerima vaksin harus memenuhi beberapa persyaratan seperti tidak pernah didiagnosa terjangkit Covid sejak 10 Desember 2020 hingga sekarang. Penerima vaksin cukup membawa KTP asli saat mau divaksin.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo yang hadir memantau langsung jalannya vakisnasi massal mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk divaksin. Dirinya berharap dua hari yang tersisa animo warga juga masih tinggi ikut vaksin. (LPB2/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini