oleh

Mansel Menuju “Kampung Tangguh”, Siap Putus Rantai Covid-19

MANSEL, Linkpapuabarat.com- Komando Distrik Militer (Kodim) 1808 Manokwari Selatan memulai pembinaan Kampung Tangguh di daerah Sindang Jaya, Distrik Oransbari, Selasa (9’3/2021). Di daerah ini masyarakat diedukasi agar siap secara mandiri menyiapkan mitigasi pandemi.

Pembinaan Kampung Tangguh ini secara serentak dilauncing bersama beberapa kodim lainnya yang berada di bawah binaan Korem 182/Jazira Onim Papua Barat. Launching serentak ini dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Danrem.

Sementara untuk Manokwari Selatan, Launcing Kampung Tangguh dipimpin langsung oleh Komandan Kodim Letkol Infantri Bobi Marsusitaning. Turut hadir Kapolres Manokwari Selatan AKBP Slamet Haryono, Bupati Manokwari Selatan yang dalam hal ini diwakili Kepala Distrik Oransbari Yakobus F. Ramar.

Tampak pula Kepala Badan Penanggunglangan Bencana Daerah Simon Petrus Insyur, Kepala Kesbangpol Mansel yang diwakili Kabid Poldagri Irmawan Alfi serta aparat dan warga kampung Sindang Jaya.

Komandan Kodim Letkol Bobi Marsusitaning menyampaikan, pembinaan Kampung Tangguh adalah pembinaan masyarakat agar lebih taat terhadap anjuran pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat diharapkan lebih tangguh menghadapi dampak sosial ekonomi dari wabah Covid ini.

Salah satunya dengan meningkatkan potensi yang ada serta memanfaatkan semua peluang, serta daya yang ada di masing-masing kampung.

“Masyarakat harus mampu melakukan mitigasi terhadap pandemi ini. Baik terhadap dampak langsung dari sisi kesehatan maupun terhadap dampak yang ditimbulkan. Mendorong penguatan pangan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia baik lahan tidur maupun pekarangan sekalipun adalah salah satu bentuk mitigasi yang akan kami terapkan di masyarakat,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kapolres Manokwari Selatan AKBP Slamet Haryono. Kata dia, tujuan utama penerapan Kampung Tangguh ini adalah mendorong masyarakat untuk taat terhadap anjuran pemerintah. Dalam menyikapi wabah virus Corona, masyarakat diminta respek terhadap semua program yang ada. Di antaranya program vaksinasi yang tengah digalakkan.

“Kami dari jajaran TNI/Polri sebagian besar sudah divaksin, oleh sebab itu apabila program ini nantinya dijalankan untuk masyarakat umum kami berharap semua tergerak untuk menjalani program tersebut,” sarannya.

Sementara itu, Kepala Distrik Yakobus F Ramar mewakili Bupati Manokwari Selatan mengaku sangat mengapresiasi upaya TNI dan Polri. Ia menyebut TNI dan Polri sangat konsisten dalam menjalankan misi pemutusan rantai penyebaran Covid-19.

Disampaikan bahwa penerapan Kampung Tangguh di beberapa daerah lainnya cukup efektif. Dengan dukungan dari TNI ia optimis bahwa Mansel juga akan menjadi salah satu daerah yang tangguh melawan wabah Corona ini.

“Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dalam rangka ketahanan pangan sangat efesien untuk mengurangi kontak langsung antara orang yang satu dengan yang lainnya. Ketersediaan stok dari hasil pemanfaatan lahan pekarangan ini berarti mengurangi potensi untuk harus ke pasar. Untuk itu kami sangat mengapresiasi langkah yang lakukan oleh teman-teman dari jajaran TNI/Polri ini,” katanya.

Tidak hanya aparat pemerintah, masyarakat Manokwari Selatan khususnya masyarakat kampung Sindang Jaya yang dijadikan sebagai lokasi Launcing Kampung Tangguh binaan TNI ini juga memberikan respons yang baik terhadap program ini.

“Saat ini yang membuat kami sangat bersemangat adalah respons masyarakat yang sangat luar biasa. Bersama rekan-rekan dari kepolisian kami akan berusaha menjadikan semua kampung di Manokwari Selatan ini menjadi kampung yang tangguh terhadap wabah serta dampak dari Covid-19 ini,” tutupnya. (LPB6/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini