oleh

Ini Harapan Wagub, Pangdam dan Kapolda bagi Para Relawan Covid-19 Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Papua Barat akan melahirkan 100 relawan Covid-19 dengan kualifikasi handal. Mereka diharapkan menjadi agen penanganan pandemi yang akan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani berharap Relawan  bisa memberikan kontribusi yang konkret dalam upaya menekan laju Covid-19 di Papua Barat.

“Pelatihan ini diharapkan bisa memberikan edukasi bagi warga. Dari sini akan lahir relawan andal dan memiliki kompetensi dalam memahami gambaran umum mengenai bencana,” imbuh Wagub. Dirinya meminta para relawan mengikuti dengan seksama materi yang diberikan selama pelatihan.

” Jika belum mengerti silahkan bertanya,” pungkas Wagub.

Sementara itu, Pangdam XVIII/ Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing juga memberi apresiasi atas pelatihan calon relawan ini. Keduanya pun menaruh harapan besar.

Pangdam mengatakan, relawan adalah orang-orang pilihan. Pioneer, leader untuk membina, mendampingi dan mengawasi masyarakat dalam rangka penurunan angka Covid-19 di Papua Barat. Relawan ini juga punya misi ganda.

Tak hanya menangani Covid, tapi juga mendorong pemulihan ekonomi. Sehingga rekawan ini harus memiliki kepedulian dan orientasi kemanusiaan.

“Ke depan kita akan ketemu Lebaran. Momen Idul Fitri relawan harus kerja keras selamatkan saudara-saudara kita yang belum mengetahui pentingnya disiplin prokes, jangan sampai usai lebaran, angka positif Covid-19 malah naik tinggi,” kata Pangdam.

Pangdam juga mengajak para relawan bersinergi dengan TNI.

“Mari kita bersinergi, berintegrasi, berkolaborasi dalam menyelamatkan masyarakat Papua Barat. Saya yakin dengan kebersamaan kita bisa keluar dari situasi ini,” katanya.

Sementara itu Kapolda Papua Barat ikut menyambut baik terpilihnya 70 relawan yang akan ditempa menjadi tenaga handal. Ia mengharapkan ada  eksistensi relawan dalam rangka bagaimana memutus sebaran Covid-19 di Papua Barat.

“Yang terpenting relawan harus tahu 4 cara penanggulangan Covid-19. Dengan memahami kerja kerja relawan akan lebih terpola dan efektif,” jelas Kapolda.

Empat cara penanggulangan Covid-19 yang dimaksud Kapolda antara lain bagaimana prokes diterapkan dengan benar.  Bagaimana peranan relawan penting memberikan contoh dan edukasi untuk menjalankan 3M.

Kedua, bagaimana menjalankan survelance, pressing, testing dan trietmen. Ketiga, vanksinasi sesuai skema prioritas di Papua Barat dan keempat bagiamana perawatan pasien Covid-19 dengan benar.

“Bagiamana kita bisa mengatasi limbah Covid, itu juga penting. Jangan sampai tersebar ke mana-mana dan menular kepada warga lain,” jelas Kapolda.

Pelatihan relawan diikuti oleh 100 peserta dari beberapa kabupaten. Di antaranya peserta dari BPBD Sorong sebanyak 10 orang, Raja Ampat 10 orang, kota Sorong 10 orang, Manokwari 50 orang, Mansel 10 orang dan Bintuni 10 orang. (LPB2/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini