oleh

Disebut “Hidup Makmur Pakai Dana Desa”, Pendamping Desa Desak Djimmy Minta Maaf

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Puluhan pendamping desa di Manokwari Raya menggelar aksi protes di halaman eks Kantor Bupati Manokwari, Rabu (17/3/2021). Mereka mengecam pernyataan anggota DPR RI Djimmy Demianus Ijie.

Djimmy dalam rapat dengar pendapat dengan Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi 15 Maret lalu menyebut, pendamping desa adalah kelompok paling makmur di Papua Barat. Karena menikmati dana desa bekerja sama dengan kepala desa.

“Kami minta Djimmy Ijie sebagai anggota DPR RI mengklarifikasi pernyataannya itu,” kata koordinator aksi Hans Bonepay.

Dalam aksi tersebut, para pendamping desa membentang spanduk yang bertuliskan “Menolak Pernyataan Anggota DPR RI, Bpk Jimmy Demianus Ijie, SH tentang Pendamping P3MD Provinsi Papua Barat”. Mereka pun membacakan pernyataan sikap.

Dalam pernyataan sikapnya para pendamping desa meminta Djimmy meminta maaf dan menarik kembali ucapannya.

“Pendamping-pendamping Desa di Provinsi Papua Barat adalah Kelompok yang paling Makmur karena mereka adalah orang-orang yang bekerja sama dengan kepala kampung untuk menggunakan dana desa dan mereka yang mempertanggungjawabkan,” kata Hans Bonepay mengutip pernyataan Djimmy.

Berikut pernyataan sikap pendamping desa:

1. Menolak dengan tegas pernyataan Bapak Djimmy Demianus Ijie tersebut

“Indikator Makmur menurut Bapak Jimmy Demianus Idji, SH Seperti Apa?” katanya.

2. Kami meminta Bapak Jimmy Demianus Ijie menjelaskan Maksud jika para pendamping desa melakukan kerja sama dengan kepala kampung untuk menggunakan dana desa dan untuk mempertanggungjawabkan.

3. Pernyataan Bapak Djimmy Demianus Ijie mencederai harga diri kami, dan ini merupakan pelecehan serta pencemaran nama baik pendamping desa dan P3MD se-Provinsi Papua Barat.

4. Kami minta dengan hormat, Bapak Djimmy Demianus Ijie SH datang ke Papua Barat untuk menjelaskan pernyataan Bapak, sekaligus mengklarifikasi  pernyataan Bapak tersebut, kepada Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap kami pendamping di Papua Barat.

5 . Kami pendamping desa meminta kepada Bapak Djimmy Demianus Ijie SH meminta maaf melalui media cetak, elektronik dalam waktu 3X24 jam terhitung hari ini saat aksi laksanakan.

Hans Bonepay menambahkan bahwa, pihak sebagai pendamping desa atau P3MD murni pekerja sosial dengan tujuan membangun masyarakat yang ada di kampung-kampung di seluruh Papua Barat.

“Kami tidak mengejar kesejahteraan ataupun tidak punya motivasi seperti itu (tudingan red). Sehingga kalau memang ada Indikasi seperti itu harusnya Bapak Jimmy Ijie menyertai dengan bukti” tegasnya. (LPB2/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini