oleh

Bidang Tata Ruang Sebut Bangunan Sepanjang Pantai Wosi Tak Berizin

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com- Semakin menjamurnya bangunan liar di pinggir pantai Wosi, tak jauh dari pasar mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Manokwari.

Kepala Bidang Penataan Ruang DPU Manokwari, Hasby menyebut bangunan yang dibangun sepanjang pantai Wosi tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

“Semakin berkembangnya pasar Wosi berdampak pada pertumbuhan pemukiman di sekitarnya. Di dalam perda sudah diatur bahwa tidak boleh ada bangunan sekitar 100 meter dari garis pantai. Ini berarti semua bangunan yang ada di sepanjang pantai Wosi tidak memiliki Izin, apalagi ada juga sungai di sekitar situ,” ujar dia Kamis (28/1/2021).

Diakui Hasby, pihaknya terkendala dalam menertibkan bangunan sesuai perda dikarenakan saat turun di lapangan berbenturan dengan masyarakat yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat tanah.

” Warga yang membangun di sekitar pantai mengaku telah membeli dan membayar lunas tanah tersebut kepada pemilih hak Ulayat tanah. Mereka memperlihatkan surat pelepasan adat,” aku Hasby.

Meskipun demikian, Hasby mengaku pihaknya tetap tidak akan mengeluarkan rekomendasi pemberian IMB.

” Sebab untuk menertibkan bangunan tersebut bukan merupakan kewenangan Bagian Tata Ruang, harus melibatkan instansi lainnya,” jelas Hasby.

Dirinya menambahkan pihaknya akan tetap melaksanakan sosialisasi bahaya membangun di sekitar pantai dan pinggir sungai. Dia juga turut menyesalkan sikap warga yang tidak perduli dengan keselamatan keluarganya dengan tetap membangun di area yang telah dilarang.

” Sudah banyak warga yang terkena imbas saat banjir melanda pemukiman di sekitar sungai, namun hal tersebut ternyata belum menyadarkan warga lainnya untuk tidak membangun di sepanjang pantai dan sungai sekitar pasar Wosi tersebut,” tutup Hasby.
(LPB3/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini